BOM WAKTU

Indahnya malam
Indah kita berdua
Sepi malam, terungkap dalam kalbu
Gemericik rintik hujan
Sayup - sayup ku dengar

Bergetar rasa hati
Menghimpit pedih di sanubari
Manakala kutahu kabar itu pasti
Kutak bisa menyimpan buih - buih cemburu
Yang seakan - akan meletup - letup bagai kawah asmara merejam

Malam...rinai rindu mulai datang
Entah dengan apa ku harus mengelabui
Guratan awan bagaikan lukisan tangan yang tak berdaya
Namun masih bisa bertahan walau hati remuk redam
Seakan - akan menghibur, menemani hati yang gunda gulana

Kutak mampu berucap sepatah katapun
Sukmaku menggeliat,meronta menahan busur panah yang seolah ada dekat pusaran rasa
Seakan tak rela rinai rindu biru terusik
Rejana yang tak kuat kutahan dalam imaji
Hampir meledak,menderu, bagaikan bom waktu
Namun ku harus merelakan semuanya
Semua itu bukan kehendak kau...

By , Nung'74 

Popular posts from this blog

RINDU YANG BERTAHTA

Penantian Yang Tak Bertepi

Bersenang - senang Dengan Keluarga