Posts

Showing posts with the label Kumpulan puisi

Angkuh

Image
Seketika kutatap raut wajah ranum Tak terbersit dalam hati bahwa semua itu fatamorgana Yang selama ini jadi tumpuan hati Kutak mengerti apa yang telah terjadi dengan semua ini Kuhempaskan segala rasa yang telah ada Termaktup , terganjal dalam hati Dengan nada tinggi kau suarakan ragam gema Yang membuat hati remuk redam Kutak bisa mengelak semua itu Asa yang selama ini terpelihara semua musnah Keangkuhan yang telah memporak porandakan Segala yang menjadi impian Suara lirih berseru ... Sampai kapan semua ini...? Kusadari memang terlalu banyak aral dalam hidup  Namun kutetap akan bertahan walau terasa sakit Yah...selagi sang mentari masih bersinar Teruslah berbuat baik Abaikan yang tak suka l Sumenep,18 Januari 23 By, Nung 74 

Sembilu

Image
Jangan lagi kau datang Lalu pulang tak kembali Hanya menambah sembilu renjana Jangan lagi kau berjanji Bila tak kau tepati Gemuruh kebencian seakan mau meledak Tak peduli semua yang terjadi Jangan lagi kau bermanis muka Bila akhirnya kau pergi tanpa bekas Mentari mulai menyinari hati yang gersang Di tengah telaga biru nan elok Sampaikan segala hasrat yang terpendam Tuk torehkan luka hati Semakin menyayat kalbu Sembilu yang selalu terngiang dalam lubuk hati Tak kan menoreh arti sebuah ikatan... Sumenep,18 Januari 23 By,Nung74

Sahabat

Image
Di sana di desa nan hijau Di sana di desa nan permai Sebuah tugu kenangan Tegak berdiri mencakar angkasa biru Kokoh kekar bak puncak Semeru Tak kan retak Walau dentuman petir menyambar Tak kan goyah Walau gempa mengguncang Tak kan runtuh Jika kau mau mengenang Sebuah tugu kenangan telah kita dirikan Segala suka, duka , dan canda kita Segala ucap , ucap , niat, hasrat... Telah mengukir keabadian nya Wahai sang sahabat... Layangkan anganmu Walau kau jauh di sana Satukan bathin kita Walau jasad berpindah Selamat berpisah Sumenep,Jumat 13 Januari 23 By,Nung'74

Dambaku

Image
Dambaku Hari ini aku mengharap kau kembali Mungkinkah pintu hatimu terbuka kembali...? Dambaku hangatmu sang rembulan Dalam sepi hidup ini Adakah kau dengar hasratku..? Bisikan hatimu membara di telinga Aku rindu torehan penamu Kini aku menyesal atas kejadian lalu Mungkinkah kita akan bersatu lagi Aku hanya mengharap ketulusan hatimu Bukan kepalsuan yang kau persembahkan Tapi kepastian hadirnya dirimu yang kudamba Antara kau dan aku Tentu hanya kita yang tau  makna kebersamaan Ingat.. perjalanan masih panjang Sumenep,Sabtu,14 Januari 23 By, Nung'74

Kenangan

Image
Musnah sudah cerita lama Segalanya sudah runtuh  Luruh menjadi serpihan kecil dan lenyap Di terbangkan masa silam Rindu...? Impian...? Kenangan...? Tinggal keluhan Semua jadi kenangan Aku harus mampu melupakan Kepedihan yang pernah menggores bathinku Kubiarkan sepi menggigit Kini dunia baru menanti Aku segera melangkah Tanpamu di sisiku  Kasih... Sumenep,Minggu 15 Januari 23 By, Nung '74

Tekadku

Image
Sekuntum anggrek persahabatan Kupersembahkan khusus untukmu Seikat rindu ku kirim Lewat angin senja Juga untukmu... Dan...selembar kesetiaan Berbalut kain kumal Yang ada di hadapanmu  Juga khusus untukmu Serta... Secuil pengorbanan yang tiada makna bagimu Secarik cinta suci yang telah terpatri lekat ! Dalam lubuk sanubariku Semuanya...khusus untukmu Temaram senja tak jua hentikan pintaku padaNya Budi baikmu tak jua usik khayalku Yang damba akan sebentuk pengertian Ya...selagi matahari bersinar Renjana padamu tak kan pupus Biar badai datang menerjang  Namun ku tetap merangkulmu Membawa ke puncak bahagia Sumenep,Minggu 15 Januari 23 By, Nung'74

Pasrah

Image
Denyut nadi mulai bergelora Pertanda bathin gundah gulana Basirah tertutup Mega Seakan mengerti apa yang tersirat Seumpama kabut putih yang merangkak hilang Tuk kembali ke sang pujaan Namun tergerus asa yang mulai membisu Akankah semua baik - baik saja? Pertanyaan itu mulai meraung - Raung di benak  Himpitan mulai  kurasa Tak kuasa berdamai dengan hati Ku sangka semuanya indah Kenyataan seperti buih lautan Tak ada yang tau Namun ku harus tegar Tuk melangkah demi masa depan Sumenep,14 Januari 23 By, Nung'74

Gelap Tanpa Mu

Image
Gelap... Aku coba untuk bisa terlelap.. Namun tanpamu, dikala merindukanmu aku tak bisa terlelap.. Kurasakan kehampaan begitu pengap dimalam ini... Kau menyinari hati yang suram Dikeheningan malam Di sepertiga malam, Rinai hujan membangunkan aku dari tidur malam.. Mataku terbuka, tiba kurasakan rindu yang begitu hebat... Aku benar benar rindu... Aku berseru, bercerita dalam Doa kepada Tuhan...gelap tanpamu

Ate Se Eperte Kaduwa

Image
Galimpo'na manossa ta' ngeba gunjeggha ate SE KA duwa Coma settong oreng se bisa matasangsang ate Ganjaranna ate Bula ban Dika Bume tak buwa' daddi buda' sokona Seang malam ngalemba' ka pas-pasan Gagambang daddi malathena Sokmana pangantan se tadha' lajuna Para seppo padha adhu' a   Moga daddiye kembangnga dhunnya Selares ka sowargana  Re saare padha ngantos nyabcabba ridha'na se Kobasa Angen Sagara ngombar madhapa' bakal daddi judu baris Abuntel karang ban beddi se pote Bakal daddi sennengnga e budhi are Kantos colpak bujelle bume Sumenep,Jumat 6 Januari 2023 Anggidan epon,Nung74

Cinta Yang Tulus

Image
By,Nung'74 Saat jemari tanganmu kugenggam Tak ingin rasanya kulepaskan... senyummu yang membidik hati hangatkan pesona di hadapku... semua cinta ada dan terasa begitu membekas tak lusuh dilekang waktu Ketika  cinta yang tulus itu hadir tanpa pamrih, Bergayut kuat di lubuk hati ... Yaa Rabb...Aku bersyukur  telah Engkau mempertemukan hamba dengannya.... semua rasa yang terpendam, rindu yang menyiksa batin ini.. Atas dirimu buatku indah... Cinta yang tulus telah bersemayam dalam raga... Aku sadar hidupmu sangat berarti bagiku.. manis dirimu dalam bertutur kata... Selembut sutra bersulamkan emas... cinta yang tulus betapa aq bahagia sejenak kutemukan cinta hidupkan arti  Hidupku penuh makna.... Dan Tak akan kulepas cinta yang tulus ini Padamu...

Ingin

Image
. Jikalau ku tatap wajahmu Hatiku bergetar Seraut wajah penuh wibawa Di sela deburan duka Kau tepiskan duka Dalam balik jendela hatimu Sedemikian jauh Hingga aku terbuai  Dalam buaian dukamu Yang tak pernah sirna Kau tabah dalam cobaan Kau tegar dalam Lena Seakan kau karang putih Diantara karang salju Hatimu suci diantara suci Langkah mu Ilham untuk maju Jendela hatimu laksana pelita kehidupan Iman dan taqwa menghiasi nuranimu Wahai engkau sang perkasa Aku ingin selalu bersama mu Dalam suka dan duka Karena kau adalah Fitri Dalam hidupku di dunia Sumenep,14 Januari 23 By.Nung74

Anak Buah Hatiku

Image
Anak ku kau buah cinta dan sambungan ruh Aku dan dia Janganlah kau sujud pada aku dan dia yang tak berujud Tapi...!!!, sujudlah pada yang berujud Dengan mentafakurkan hati yang lembut Jangan kau jadi perut beduk Ber ruh tapi tak bermakna Hanya sampah – sampah roda kehidupan yang mudah menggilas Zat yang tak berujud senyampang masih mengambut Kau selalu bernafaslah dengan tauhid Panggilan alam seraya bukanlah kewajiban Tapi panggilan yang tak berujud kewajiban tugas Keikhlasan hati yang bersujud Itulah makna hidup Anakku bahagialah kau tau makna hidup Berbaju makna hidup kau terpanggil dengan sendiri Tuk berbakti pada aku dan Dia sambungan darah mu Berbayarlah sudah meskipun hanya setetes air laut Amin...amin...aminn Sumenep.5 Januari 2023 Nung’74

Balada Anak Desa

Image
Terlena angan indah menawan Tentang hidup gemerlap di desa Dengan hati pasti melaju langkah mengejar cita Tapi semua yang terjadi Tiada seindah yang di bayangkan Pada harapannya di langit kelam Debu dan keramaian di kota Ia resah sendiri dalam kebimbangnnyaLangit biru yang ceria Tlah berganti kelabu Hilang sudah hasrat hati yang dulu menepi Teguh ia kembali ke desanya yang damai Ambunten, Mei 1991 By, Nung’74

Liku Kehidupan

Image
Kehidupan yang beralas tensi ekonomi yang dahsyat Mengejar bayangan pencakar langit Jangan samp[ai terbuai di ombak  Lalu terlena dalam arus angan – angan Dunia yang bersolek fatamorgana Mudah menjerat hati yang tak beriman Manusia hendakla ingat kodrat Lemah , hina tak punya kuasa apa pun Jangan terbayang savana hamparan emas Mengaruhi laut dan udara terjerembab karenanya Karena iman tergerus tensi ekonomi Liku – liku kehidupan hendaklah penuh kesabaran dan kesadaran Jangan mudah bersunting syetan Jadikanlah liku – liku kehidupan Cerita suci mulia menjadi cahaya yang membimbing langkah Astagfirullah...Astagfirullah...Astagfirullah Rawat amanat tulus setia jangan lupa Dengan kekuatan , kekhusyukan ketawadukan Selalu ingat Tuhan dan kebenarannya Sumenep, 5 Januari 2023 Nung’74

Cinta Sejati

Image
Cinta yang suci bernaluri Tak peduli ramai tak peduli sepi Bunga selalu membiaskan harum kepada kupu – kupu Menjerat hati menjadi satu Tanpa mengenal musim Hati mesti tegar bagai pohon perkasa Berguncang tak kan pernah tumbang Berbuah lebat sepanjang jalan karena takdir Ilahi Tapi... Mengapa musim sedikit merubah  Ramai menjadi peluru tajam Sadarkah...? atau tidak kah...? atas cinta sejatinya Agar tidak menoreh luka kupu – kupu Monyet – monyet kecil mangap – mangap Memgeluarkan haus mulutnya Seakan tak bergeming Tapi hatinya meloncat – loncat Walau tidak menyadari ranting tak kan patah Sumenep, 9 Januari 2023 By, Nung74

Tembang Anak Patuh

Image
Nur ... Cahaya Ilahi Ucapkan sebait sajak tentang Rembulan uang tak lagi ramah Tentang jemari suka yang tak lagi lentik Atau dunia yang makin gundah Untuk menyeruakan bisik hatinya Namun aku berharap Agar kau bisa berpijak Hati dan perkataanmu tetaplah bening Apa...? Nuansa...? Andaikan...? Kapan...? Pertanyaan itu yang acap kali kudengar Andai . andai . andai ,dan andai Takutkah kau padanya...? , jangan Kau harus tegar Hadapi semua cobaan yang menerjang Sumenep,Juni 1990 By, Nung’74

Guru Bermodal Hati

Image
Guru... Engkaulah mutiara ilmu Walau banyak anjing menggelegar Kau tetap mutiara dalam lumpur Yang menjadikan cahaya di jalan kehidupan Kau tanamkam akhlak mulia Kau ajarkan untaian kebajikan Kau bimbing langkah – langkah perjalanan Mengalir melalui parit – parit tunas bangsa Menuju cita – cita mulia Terkadang kau tak peduli himbauan Badanmu letih jangan kau paksakan Sakit tlah mengintaimu Tunas – tunas bangsa memahami Sang guru priok pendidikan Menjelma menjadi kolam kehidupan Sumenep, 9 Januari 2023 By,Nung74

Penantian Yang Tak Bertepi

Image
By,Nung'74 Lama terasa penantian cintaku... Tak terasa Aku mengadu lirih pada Rabbku.. Kapankah ku dipertemukan kembali dengan tambatan hatiku... Hasrat bertemu kian berkabut tebal ... Sulit untuk menembus batas waktu... Ikrar ikatan cinta suci kita terukir terpatri pada segenap jiwa nan raga ... Dipelupuk mata wajahmu selalu terlukis  menghiasi setiap langkahku... Senyummu di atap terbang hinggap di hati tak menentu. Tatkala malam tiba, kugantungkan rindu pada sang rembulan yang dibingkai bintang di tepian...  Kapankah penantian ini berakhir... Hingga mautkah mempertemukan kita ?? Ada sebilah serpihan serpihan rindu kian merana... Yaa Rabb segerakanlah aku pertemukan kembali dengan jalinan kasihku... Agar damai hatiku bersamanya.... Penantianku tak bertepi... Dalam alunan asmara...

Terjerat Api Asmara

Image
By.Nung'74 Tatkala pertama kupandang dirimu... Pesona terpancar diwajahmu... Terpana hatiku dibuatnya... Rasa dibuai rindu sehari tak bertemu... Raga ini Terbelenggu , terjerat Api asmara... Entah...apa ini yang dinamakan pandangan pertama turun ke lubuk hati.... Kutak  bisa untuk mengalihkan segala perasaan ini... ikatan noktah meleburkan jiwa dan raga Cintaku berbaur melumpuhkan asaku saat telah terjerat Api asmara... Ingin kuakhiri namun tiada berdaya melihat jendela matamu , remuk redam... Resah kutiada menentu.. derai jiwa kupertahankan demi cinta... Apakah kau juga merasakan getar getar asmaraku... Kuyakin dan percaya .. Kau juga merasakannya.. Kulihat dari sinar matamu .... Sampai kapankah ini akan berakhir? Terjerat Api asmaramu...

Pandangan Pertama

Image
Saat pertama ku bertemu denganmu Tak kuasa ku menatap Jendela jiwamu yang bening Terjerat ku dalam lingkaran kerinduan Selalu teringat paras dan kebaikan mu Ku telusuri pagi itu Walau rinai hujan membasahi bumantara Beratnya ayunan kaki ini Seakan terpatri lekat Bersama kulit bumantara Pesona itu telah mengangkatku Tinggi bersama imaji Hingga kepenatan khayal Yang selalu menghantuiku Hilang tanpa meninggalkan beban Entah apa yang ku alami Entah apa sebenarnya yang kurasakan Mungkinkah ini yang dinamakan renjana suci Atau mungkin aku yang terlalu lemah Mudah terbius oleh keindahan Paras dan bathin mu Pandangan pertama ku... Kini jadi kenyataan By, Nung 74