Hati
Sepi meraung - Raung
Petir menyambar keningku
Tak sempat ku bertanya
Mengapa musim tiba - tiba reda
Menghunus bulir - bulir semi
Anak Adam turun di hutan - hutan
Aku tak peduli itu
Hanya waktu seorang bertahan di sini
Dengan kaki telanjang
Menjadi paku dunia
Bersama batang - batang Cemara
Menusuk langit
Bunga - bunga surga hanya mimpiku
Menuai makna tanpa kenampakan.
Nung'74